Terakhir diperbarui: 13 Agustus 2026
Kebijakan privasi ini menjelaskan bagaimana aplikasi Onyx Cek Bansos ("aplikasi") menangani data pengguna. Dikembangkan oleh Onyx Gemstone ("pengembang"), aplikasi ini berkomitmen untuk melindungi privasi Anda.
Dengan mengunduh dan menggunakan aplikasi ini, Anda menyetujui praktik yang dijelaskan dalam kebijakan privasi ini.
Onyx Cek Bansos adalah aplikasi tidak resmi yang membantu masyarakat Indonesia mengecek status penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui portal resmi cekbansos.kemensos.go.id, serta mengecek data desil nasional dari portal DTSEN Badan Pusat Statistik (BPS) melalui dtsen-form.bps.go.id / dtsen-form-api.bps.go.id.
Aplikasi ini berfungsi sebagai antarmuka mobile yang mengirimkan NIK, kode captcha, dan tanggal lahir (untuk cek desil) ke server resmi terkait dan menampilkan hasilnya dalam format yang mudah dibaca.
Aplikasi ini tidak mengumpulkan data pribadi Anda. Secara spesifik, aplikasi ini:
Saat menggunakan aplikasi, Anda memasukkan:
Data NIK dan captcha dikirimkan langsung ke server resmi terkait:
Aplikasi tidak menyimpan NIK, captcha, atau tanggal lahir yang Anda ketik ke dalam server pengembang atau pihak ketiga mana pun.
Jika Anda menggunakan fitur Simpan NIK, data berikut disimpan secara lokal di perangkat Anda menggunakan SharedPreferences:
Data ini tidak pernah dikirim ke server pengembang atau pihak ketiga. Data ini tersimpan hanya di perangkat Anda dan dapat Anda hapus kapan saja melalui fitur hapus pada tab NIK Tersimpan, atau dengan menguninstall aplikasi.
Aplikasi ini memerlukan tiga izin:
| Izin | Tujuan |
|---|---|
INTERNET |
Untuk menghubungkan ke server resmi cekbansos.kemensos.go.id dan dtsen-form-api.bps.go.id guna mengambil captcha dan mengirim pencarian NIK/desil, serta memuat iklan dari Google AdMob |
ACCESS_NETWORK_STATE |
Digunakan oleh Google AdMob SDK untuk memeriksa ketersediaan koneksi jaringan sebelum memuat iklan banner |
com.google.android.gms.permission.AD_ID |
Digunakan oleh Google AdMob SDK untuk mengakses Advertising ID perangkat guna menyajikan iklan yang relevan |
Aplikasi tidak meminta izin berikut:
NIK dan kode captcha yang Anda masukkan pada fitur Cek Bansos dikirimkan langsung ke server resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia. Pengembang aplikasi ini tidak memiliki akses ke data yang Anda kirimkan ke server Kemensos dan tidak bertanggung jawab atas bagaimana Kementerian Sosial memproses atau menyimpan data tersebut.
NIK, kode captcha, dan tanggal lahir yang Anda masukkan pada fitur Cek Desil dikirimkan langsung ke server resmi Badan Pusat Statistik (BPS) melalui API dtsen-form-api.bps.go.id. Pengembang aplikasi ini tidak memiliki akses ke data yang Anda kirimkan ke server BPS dan tidak bertanggung jawab atas bagaimana BPS memproses atau menyimpan data tersebut.
Aplikasi ini menggunakan Google AdMob untuk menampilkan iklan banner adaptif di bagian bawah layar utama. Google Mobile Ads SDK (pustaka play-services-ads) terintegrasi dalam aplikasi dan dapat mengumpulkan serta memproses data berikut untuk keperluan penyajian, personalisasi, dan analisis iklan:
| Jenis Data | Detail | Tujuan |
|---|---|---|
| Advertising ID | ID iklan unik untuk perangkat | Personalisasi dan pengukuran iklan |
| Lokasi perkiraan | Diturunkan dari alamat IP (bukan GPS) | Penyajian iklan yang relevan secara geografis |
| Aktivitas aplikasi | Interaksi dengan iklan (tayang, klik) | Pengukuran performa iklan |
| Informasi perangkat | Model, versi OS, bahasa | Kompatibilitas dan penyajian iklan |
| Diagnostik | Data crash dan performa SDK | Pemeliharaan dan peningkatan kualitas SDK |
Penting:
Kontrol Pengguna:
Pengguna dapat mengontrol personalisasi iklan dan data yang dikumpulkan oleh AdMob melalui:
Selain Kementerian Sosial RI (Bagian 4.1), Badan Pusat Statistik (Bagian 4.1b), dan Google AdMob (Bagian 4.2), aplikasi ini tidak berbagi data dengan pihak ketiga mana pun. Tidak ada:
Seluruh komunikasi antara aplikasi dan server resmi (cekbansos.kemensos.go.id dan dtsen-form-api.bps.go.id) dilakukan melalui koneksi HTTPS (TLS), yang berarti data terenkripsi saat dikirim melalui jaringan.
Data NIK tersimpan disimpan menggunakan SharedPreferences Android, yang berada di penyimpanan internal perangkat. Data ini tidak dapat diakses oleh aplikasi lain (sandboxed by Android). Namun, perlu dicatat bahwa data ini tidak dienkripsi end-to-end — siapa pun yang memiliki akses fisik ke perangkat yang tidak terkunci dapat melihatnya.
Aplikasi mensimulasikan mode incognito — setiap pencarian dimulai dengan sesi baru tanpa cookie dari pencarian sebelumnya. Hal ini memastikan tidak ada data sesi yang bocor antar pencarian.
Aplikasi ini ditujukan untuk masyarakat umum dan tidak ditujukan khusus untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun. Aplikasi tidak mengumpulkan data pribadi dari anak-anak maupun dewasa. Namun, karena aplikasi ini berkaitan dengan data bansos yang menggunakan NIK, penggunaan oleh anak-anak sebaiknya didampingi oleh orang dewasa.
Sebagai pengguna, Anda memiliki hak berikut:
Karena aplikasi tidak mengumpulkan data di server pengembang, tidak ada proses "permintaan penghapusan data" ke pengembang — semua data berada di bawah kendali Anda di perangkat Anda sendiri.
Pengembang dapat memperbarui kebijakan privasi ini dari waktu ke waktu. Perubahan akan dipublikasikan di halaman ini dengan tanggal pembaruan yang baru. Pengembang akan berusaha memberikan notifikasi dalam aplikasi jika ada perubahan signifikan.
Anda disarankan untuk meninjau kebijakan privasi ini secara berkala.
Seluruh data yang ditampilkan dalam aplikasi bersumber dari:
cekbansos.kemensos.go.id — Kementerian Sosial Republik Indonesia (Cek Bansos)
dtsen-form.bps.go.id / dtsen-form-api.bps.go.id — Badan Pusat Statistik (Cek Desil / DTSEN)
Data tersebut berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pengembang aplikasi tidak memiliki kendali atas akurasi, kelengkapan, atau ketersediaan data tersebut.
Aplikasi ini bukan aplikasi resmi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia atau Badan Pusat Statistik. Aplikasi ini adalah alat bantu independen yang membantu masyarakat mengakses layanan pengecekan bansos yang disediakan oleh cekbansos.kemensos.go.id dan layanan pengecekan desil DTSEN yang disediakan oleh dtsen-form.bps.go.id dengan cara yang lebih ramah mobile.
Pengembang tidak berafiliasi dengan, tidak didukung oleh, dan tidak bermitra dengan Kementerian Sosial RI atau Badan Pusat Statistik.
Jika Anda memiliki pertanyaan, saran, atau keluhan mengenai kebijakan privasi ini atau aplikasi ini, silakan hubungi pengembang:
| Aspek | Status |
|---|---|
| Mengumpulkan data pribadi | Tidak (aplikasi tidak mengumpulkan data pribadi pengguna; Google AdMob SDK mengumpulkan data terbatas untuk iklan, lihat Bagian 4.2) |
| Mengumpulkan NIK | Tidak (NIK dikirim langsung ke Kemensos & BPS, tidak disimpan di server pengembang) |
| Menyimpan NIK di perangkat | Ya (hanya jika pengguna memilih "Simpan NIK", tersimpan lokal) |
| Mengirim data ke pihak ketiga | Ya — Google AdMob menerima data terbatas untuk iklan (Advertising ID, lokasi perkiraan, aktivitas aplikasi). NIK, captcha & tanggal lahir hanya dikirim ke server resmi Kemensos & BPS |
| Menggunakan iklan | Ya (Google AdMob adaptive banner) |
| Menggunakan analitik/telemetri aplikasi | Tidak (tidak ada Firebase Analytics, Google Analytics, dll.) |
| Memerlukan akun/login | Tidak |
| Izin yang digunakan | INTERNET, ACCESS_NETWORK_STATE, AD_ID |
| Enkripsi komunikasi | HTTPS (TLS) |
Dokumen ini disusun untuk mematuhi persyaratan Google Play Store Data Safety Section dan praktik privasi aplikasi yang sebenarnya.